Penyesuaian Tarif PDAM ‘Tirto Panguripan’ Kendal

SosialisasiPada akhir Agustus silam, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirto Panguripan Kabupaten Kendal, mengadakan sosialisasi penyesuaian tarif di Gedung PKPRI Kendal. Kegiatan ini antara lain dihadiri oleh perwakilan BPKP Jawa Tengah, Sekda Kendal, Kabag Perekonomian, IFP (Ikatan Forum Pelanggan PDAM), lurah se Kabupaten serta tokoh masyarakat.

Dirut PDAM Tirto Panguripan, Agus Tri Suharyono SE, MM mengatakan, penyesuaian tarif berdasarkanPermendagri No. 23 Tahun 2006 pasal 23 ayat (2) yang menyatakan bahwauntuk kesinambungan pelayanan PDAM, paling lambatlima tahun sekali direksi dapat melakukan peninjauan tarif.Sedangkan PDAM Kendal Selama enam tahun terakhir PDAM Tirto Panguripan belum melakukan penyesuaian tarip. Penyesuaian tarif terakhir terjadi padatahun 2008, dimana tarif dasar awal sebesar dari Rp 1.000/m3, berubah menjadi Rp 1.400/m3.

Selain dari segi hukum, pertimbangan lainnya adalah sejak tahun 2008 hingga sekarang tarif listrik (PLN) sudah mengalami dua kali perubahan, yakni pada tahun 2012 dan 2014. Penggunaan anggaran untuk listrik pada tahun 2008,  rata-rata hanya Rp 270 juta/bulan, saat ini (th 2014) biaya listrik rata-rata mencapai Rp 575 jt/bulan.Tingginya anggaran tersebut tidak lepas karena listrik PDAM Tirto Panguripan dikenakan tarif Bisnis oleh PLN.

Naiknya harga solar, juga memicu menambah biaya pengeluaran, apalagi sebagai perusahaan PDAM  dikenakan biaya non subisidi oleh Pertamina. Solar ini digunakan bila aliran listrik mengalami gangguan/ padam, sehingga pelayanan operasional sumur dalam menggunakan Genset (Generator). Dengan demikian ketergantungan terhadap bahan bakar solar sangat tinggi.  PDAM harus membeli solar dengan harga Rp 12.800/ per liter karena PDAM dikenakan tarip Non subsidi. Adapun pemakaian rata-rata solar mencapai 550- 600 liter/bulan.


Naiknya harga solar maupun listrik tersebut, berdampak pada naiknya harga- harga seperti pipa, meteran, aksesoris (stop kran, kran, dll) alat tulis kantor dan lain- lain. Penyesuaian tarif ini bekerjasama dengan BPKP Jateng guna merumuskan besaran kenaikan tarif PDAM untuk pelanggan.

Anggota BPKP Jateng menyampaikan, PDAM Tirto Panguripan Kendal sudah berusaha tidak menaikkan tarif selama 6 tahun. Dengan andanya kenaikan TDL dan solar di tahun 2014, maka diambillah kebijakan penyesuaian tarif berdasarkan Permendagri No. 23 Tahun 2006 pasal 23 ayat (2).

Berdasarkan hasil perhitungan bersama, nantinya kenaikan tarif PDAM sebesar Rp 600 per m3. Semula Rp 1.400 sekarang menjadi Rp 2.000 per m3. Sebagai contoh pemakaian air untuk golongan A2 (Rumah Tangga 2) tarif semula sebesar Rp 26.200, paska kenaikan menjadi Rp 34.000, atau selisih Rp 7.800. Penyesuaian tersebut akan diberlakukan mulai pemakaian air di bulan Oktober, dibaca oleh petugas pembaca meter bulan November dan pembayaran tagihan di bulan Desember 2014.(AgF)

Layanan PDAM
914289
Today
Yesterday
This Week
This Month
Last Month
All days
34
142
309
4746
10020
914289
Your IP: 54.163.42.154
Server Time: 2018-12-18 03:10:27

Who's Online

We have 20 guests and no members online

Contact Us

Call : +62 294 381165 - 381315
Fax : +62 294 3816060
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Web : www.pdamkendal.com

Facebook PDAM KendalTwitter PDAM KendalThis email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.Youtube PDAM KendalRSS PDAM Kendal